cerpen

BERJEMUR DI BAWAH REMBULAN

oleh: Ridho Prasetiawan ACT 46: ECLIPSE Apakah kita ini di hadapan kesia-siaan? Kamar 1709. Tiga lantai menuju atap. Di balik lembaran kaca tinggi di depanku, angin kota menyikat habis keinginan-keinginan akhir bulan. Kendaraan hilir mudik dari kelab malam seberang gedung. Satu orang keluar terhuyung, lalu muntah tepat di samping petugas keamanan. Beberapa temannya mengarahkan kamera …

BERJEMUR DI BAWAH REMBULAN Read More »

Teater Cicak

Cerpen oleh Robbyan Abel Ramdhon Ilustrasi oleh Fauzi Brilliawan M Albert dan Jong naik ke kasur dengan gerakan yang super hati-hati. Keringat mereka langsung tercetak di seprai biru, membuat seprai itu tampak seperti langit di hari terakhir musim hujan. Di balik selimut setipis kertas, Jong menempelkan pipinya di dada kiri Albert. Dia bisa merasakan jantung …

Teater Cicak Read More »