Teater Cicak

Cerpen oleh Robbyan Abel Ramdhon Ilustrasi oleh Fauzi Brilliawan M Albert dan Jong naik ke kasur dengan gerakan yang super hati-hati. Keringat mereka langsung tercetak di seprai biru, membuat seprai itu tampak seperti langit di hari terakhir musim hujan. Di balik selimut setipis kertas, Jong menempelkan pipinya di dada kiri Albert. Dia bisa merasakan jantung …

Teater Cicak Read More »